Deteksi AI gratis untuk tulisan berbahasa Indonesia
Deteksi AI untuk skripsi, makalah, tugas dan artikel. Tempel teks Anda, lalu lihat dalam hitungan detik seberapa mirip tulisan itu dengan hasil ChatGPT, Claude atau Gemini, lengkap dengan kalimat yang paling mencurigakan.
- Gratis, tanpa daftar
- Model khusus bahasa Indonesia
- 40 sampai 3.000 kata
- Teks tidak disimpan
Atau letakkan file di mana saja di kotak ini
Hasil Anda akan muncul di sini
Anda akan mendapat skor kemiripan AI, rentang perkiraan, grafik setiap kalimat dan hal yang menaikkan atau menurunkan skor.
Contoh tulisan manusia: Soekarno, pidato «Lahirnya Pancasila», 1 Juni 1945, domain publik (Wikisource). Contoh tulisan AI: ditulis oleh Claude, sebuah model AI, untuk halaman ini.
Diperiksa dengan alat ini pada 3 Oktober 2026, setelah model dilatih ulang pada 2 Oktober: contoh tulisan manusia 1% (rentang 0–15, keyakinan sedang, Kemungkinan ditulis manusia); contoh tulisan AI 92% (rentang 84–100, keyakinan tinggi, Kemungkinan ditulis AI). Pidato Soekarno ini tidak termasuk dalam karya sastra yang ditambahkan ke data latih. Satu contoh hanya gambaran, bukan ukuran akurasi.
Apa itu AI detector WrittenCheck?
WrittenCheck adalah alat deteksi AI online yang gratis. Alat ini memperkirakan seberapa besar kemungkinan sebuah teks ditulis oleh AI seperti ChatGPT, Claude atau Gemini, lalu menunjukkan kalimat mana yang paling mirip tulisan AI. Bahasa Indonesia termasuk 17 bahasa yang didukung.
- Biaya
- Gratis, tanpa akun
- Panjang teks
- 40 sampai 3.000 kata per cek
- Batas pemakaian
- 8 cek per menit, 200 per hari
- Hasil
- Skor 0–100, rentang, keyakinan, kalimat bertanda
- Uji 14 Oktober 2026
- 97,0% teks AI tertangkap, 1 dari 416 teks manusia salah tandai
- Privasi
- Diperiksa di memori, lalu dibuang
Cara deteksi tulisan AI dalam tiga langkah
Tidak perlu memasang aplikasi atau membuat akun. Semuanya berjalan di halaman ini.
Tempel teksnya
Ambil minimal 40 kata, dan beberapa ratus kata untuk hasil yang bisa diandalkan, misalnya satu subbab skripsi atau dua sampai tiga paragraf makalah. Daftar pustaka, tabel dan kutipan panjang sebaiknya tidak ikut, karena bagian itu bukan tulisan Anda sendiri.
Cek pilihan bahasa
"Deteksi bahasa" biasanya langsung mengenali bahasa Indonesia. Kalau teks Anda penuh istilah bahasa Inggris, misalnya laporan IT atau jurnal ekonomi, pilih "Indonesia" di menu supaya detektor memakai model yang tepat.
Baca skor dan kalimatnya
Tekan Periksa teks. Kalimat merah paling mirip tulisan AI, oranye menunjukkan beberapa tanda. Klik kolom pada grafik untuk langsung melompat ke kalimat itu.
Arti skor deteksi AI Anda
Skor berjalan dari 0 sampai 100. Makin tinggi angkanya, makin mirip teks itu dengan tulisan buatan AI. Ini tiga batas yang dipakai detektor.
Pilihan kata dan panjang kalimatnya bervariasi, seperti tulisan orang pada umumnya.
Sebagian terbaca seperti AI, sebagian lagi tidak. Sering muncul pada draf AI yang sudah disunting atau tulisan yang sangat baku.
Sebagian besar teks cocok dengan pola yang biasa muncul di tulisan AI.
Di samping skor ada rentang perkiraan, misalnya 86 sampai 100. Tidak ada detektor yang tepat sampai satu angka, jadi rentang ini menunjukkan di mana nilai sebenarnya kemungkinan berada. Keyakinan tinggi, sedang atau rendah memberi tahu seberapa mantap hasilnya. Keyakinan rendah biasanya berarti teksnya pendek atau sinyalnya saling bertentangan.
AI detector Indonesia: yang perlu Anda perhatikan
Bahasa Indonesia punya kebiasaan tulis sendiri. Beberapa di antaranya memengaruhi cara Anda sebaiknya membaca skor.
Bahasa baku dan gaya skripsi
Tulisan akademik kita cenderung kaku. Kalimat seperti "Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa" atau "Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk" ada di hampir setiap skripsi, dan ungkapan seperti ini juga sangat disukai ChatGPT. Akibatnya, bab pendahuluan atau kesimpulan yang ditulis sendiri pun bisa mendapat skor lebih tinggi dari seharusnya.
Saran kami, periksa bab yang paling banyak berisi pemikiran Anda sendiri, seperti pembahasan atau analisis data. Bagian itu biasanya memberi gambaran yang lebih adil.
Campuran istilah asing
Banyak tulisan Indonesia menyelipkan kata bahasa Inggris, dari "deadline" dan "meeting" di laporan kantor sampai "machine learning" di jurnal teknik. Sedikit istilah asing tidak masalah. Kalau satu paragraf lebih banyak bahasa Inggrisnya, pilih bahasanya secara manual atau periksa bagian bahasa Inggris dan Indonesia secara terpisah.
Bahasa gaul dan bahasa daerah
Tulisan santai ala media sosial, dengan "gue", "nggak" atau singkatan chat, tetap bisa diperiksa. Namun, teks yang sebagian besar berbahasa Jawa, Sunda atau bahasa daerah lain tidak punya model sendiri, sehingga hasilnya jauh kurang bisa dipercaya. Hal yang sama berlaku untuk bahasa Melayu Malaysia.
Hitungan kata dan teks panjang
Kata dihitung berdasarkan spasi, jadi kata ulang seperti "anak-anak" terhitung satu kata. Satu kali cek menampung sampai 3.000 kata, kira-kira satu bab skripsi yang tidak terlalu panjang. Untuk dokumen lebih panjang, periksa per bab atau per subbab.
Seberapa akurat untuk bahasa Indonesia?
Sejak 9 Oktober 2026, teks dinilai oleh sebuah model bahasa dalam (deep language model) yang dilatih dengan tulisan manusia dan tulisan AI. Model ini berjalan di server kami sendiri. Kalau server itu sedang sibuk atau mati, model bawaan mengambil alih, jadi setiap pemeriksaan tetap mendapat hasil.
Dalam uji internal kami pada 14 Oktober 2026 dengan teks yang belum pernah dilihat model, detektor menangkap 97,0% teks AI berbahasa Indonesia (skor 45 ke atas). Hanya 1 dari 416 teks manusia berbahasa Indonesia dalam uji itu yang salah ditandai. Untuk ke-16 bahasa selain Inggris secara keseluruhan (15.089 teks), model baru menangkap 96,8% teks AI (model sebelumnya 95,6% pada teks yang sama) dan salah menandai 0,17% teks manusia, sedikit lebih tinggi dari 0,14% pada model sebelumnya. Dalam uji 9 Oktober 2026, karya sastra lama yang salah ditandai turun dari 3,6% menjadi 0,16%.
Ini hasil uji, jadi anggap sebagai pegangan, bukan janji. Teks Anda bisa lebih sulit atau lebih mudah daripada teks uji. Rincian per bahasa ada di halaman cara kerja WrittenCheck (dalam bahasa Inggris).
Kapan hasilnya kurang bisa dipegang
- Teks pendek, sekitar 40 sampai 150 kata.
- Draf AI yang sudah ditulis ulang atau diparafrasa oleh orang.
- Teks AI dengan gaya yang tidak biasa.
- Tulisan manusia yang sangat formal, seperti surat dinas atau bab teori skripsi.
- Penulis yang menulis dalam bahasa kedua.
Skor adalah penunjuk arah. Jangan gunakan skor saja untuk menuduh seseorang.
Untuk kampus, sekolah dan dunia kerja
Mahasiswa
Cek skripsi, makalah atau laporan praktikum sebelum dikumpulkan ke dosen pembimbing, terutama bagian yang sempat Anda susun dengan bantuan AI.
Guru dan dosen
Pandangan kedua untuk tugas, esai atau naskah jurnal mahasiswa. Pakai sebagai bahan diskusi dengan penulisnya, bukan sebagai vonis.
Pemilik blog dan klien konten
Periksa artikel blog atau naskah konten dari penulis lepas sebelum tayang, apalagi kalau Anda membayar per artikel.
Pelamar kerja dan HRD
Pelamar bisa melihat apakah surat lamaran atau esai beasiswa masih terdengar seperti dirinya sendiri. Tim HRD bisa memakainya sebagai catatan tambahan saat membaca lamaran.
WrittenCheck di ponsel Anda
Cek teks AI dengan aplikasi untuk Android. Pindai halaman cetak, buka file atau bagikan teks dari aplikasi lain, lalu lihat setiap kalimat ditandai.
- Pindai halaman cetak dengan kamera
- Buka file TXT, DOCX dan PDF
- Bagikan teks dari aplikasi apa pun
- Riwayat tetap di ponsel Anda
Pertanyaan seputar deteksi AI
Apakah deteksi AI ini benar-benar gratis?
Ya. Tidak ada paket berbayar dan tidak perlu daftar. Anda bisa melakukan sampai 200 pemeriksaan per hari, masing-masing hingga 3.000 kata.
Bagaimana cara deteksi tulisan AI di skripsi?
Tempel satu bab atau subbab, minimal 40 kata, ke kotak di atas lalu tekan Periksa teks. Untuk skripsi yang panjang, periksa per bab dan lewati daftar pustaka serta kutipan langsung.
Apakah AI detector ini bisa mendeteksi ChatGPT, Claude dan Gemini?
Detektor mencari pola tulisan yang umum pada teks dari alat seperti ChatGPT, Claude dan Gemini. Detektor tidak bisa memberi tahu alat mana yang dipakai, hanya seberapa mirip tulisannya dengan tulisan AI.
Seberapa akurat untuk bahasa Indonesia?
Dalam uji internal kami pada 14 Oktober 2026, 97,0% teks AI berbahasa Indonesia tertangkap dan hanya 1 dari 416 teks manusia berbahasa Indonesia yang salah ditandai. Hasil bisa lebih buruk pada teks pendek, draf AI yang sudah disunting dan tulisan yang sangat formal.
Tulisan saya sendiri kena skor tinggi. Kenapa?
Tulisan yang sangat baku dan penuh ungkapan akademik standar bisa mirip pola AI. Lihat kalimat mana yang ditandai, lalu siapkan draf, catatan atau riwayat revisi dokumen Anda bila perlu menjelaskan proses menulisnya.
Apakah hasilnya sama dengan Turnitin?
Tidak. WrittenCheck tidak terhubung dengan Turnitin dan tidak bisa menampilkan skor Turnitin. Ini pemeriksaan terpisah yang bisa Anda jalankan sendiri.
Apakah ini juga cek plagiarisme?
Bukan. Detektor tidak membandingkan teks Anda dengan situs web, jurnal atau repositori kampus. Yang dinilai hanya cara teks itu ditulis.
Bolehkah dosen menuduh mahasiswa hanya berdasarkan skor?
Sebaiknya tidak. Detektor bisa salah menilai mahasiswa yang jujur, dan penulis yang memakai bahasa kedua lebih berisiko. Gunakan kalimat yang ditandai untuk memulai percakapan, dan lihat juga draf serta tugas mahasiswa sebelumnya.
Apakah teks saya disimpan?
Tidak. Teks diperiksa di memori server kami lalu dibuang. Kami tidak menyimpan, mencatat atau memakainya untuk melatih model, dan teks tidak dikirim ke ChatGPT atau layanan AI lain.
Kenapa minimal 40 kata?
Teks yang terlalu pendek tidak memuat cukup pola untuk ditebak dengan adil. Di bawah 40 kata hasilnya terlalu naik turun, jadi detektor tidak dijalankan. Dari 40 sampai 80 kata detektor berjalan, tetapi hasilnya bertanda keyakinan rendah dengan rentang lebar. Untuk hasil yang bisa diandalkan, periksa beberapa ratus kata.
Terakhir diperbarui 14 Oktober 2026.
Cek tulisan Anda sekarang
Gratis, tanpa daftar, dan teks Anda tidak disimpan.